Agus Marto memberikan surat kepada 8 K/L tersebut agar K/L yang masih disclaimer tersebut mulai memperbaiki laporan keuangannya agar pada saat audit mendatang, tidak mendapatka opini disclaimer lagi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Saya itu ada kirimkan surat kepada semua Kementerian/Lembaga untuk tertib dan menyelesaikan inventarisasi dan penilaiannya dan saya juga mengikuti adanya 8 K/L yang masih disclaimer," ujar Agus Marto saat ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (7/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sempat kita lihat kalau di Kemenkeu juga ada di bagian hibah dan penerusan dan kita udah berikan arahan untuk diyakinkan ada perbaikan tapi itu memang karena aktivitas hibah dan penerusan yang dulu-dulu, yang terkait dengan kredit usaha tani dan lain-lain. Saya minta untuk dilakukan tracing dan perbaikan," tandasnya.
(nia/qom)











































