Sucofindo Siap Sambar Proyek Smart Card BBM

Sucofindo Siap Sambar Proyek Smart Card BBM

- detikFinance
Kamis, 08 Jul 2010 11:09 WIB
Jakarta - PT Sucofindo perusahaan pelat merah di bidang verifikasi atau surveyor masih sangat berminat jika pemerintah membuka kembali rencana proyek Smart Card atau kartu pintar pengendali BBM bersubsidi.

Rencana proyek Smart Card memang dibatalkan karena pemerintah berubah pikiran. Proyek ini sempat muncul ketika harga minyak menembus lebih dari US$ 100 per barel. Namun perseroan sangat mengincar jika proyek tersebut kembali digulirkan.

"Sekarang kita sih belum dikontak lagi oleh pemerintah, tapi kalau dibuka tender kita siap," kata Direktur Utama Sucofindo Arief Safari saat ditemui di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu malam (7/7/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arief menjelaskan sebagai perusahaan pelat merah, proyek smart card jika kesampaian akan cukup berprospek bagi perseroan. Terlebih lagi pasar smart card atau sejenisnya masih sangat besar pasarnya.

Dahulu, ketika proyek smart card mau diluncurkan untuk BBM pihaknya telah menyusun konsep kartu pengendali yang efektif. Sehingga para pengendara setiap harinya memiliki batas maksimum ketika akan membeli BBM bersubsidi.

"Konsep ini kita kembangkan sendiri," jelasnya.

Meski belum mendapat kepastian kelanjutan proyek smart card, Sucofindo terus mengembangkan payanan kartu pintar sejenis, misalnya kartu elektronik untuk  para pegawai negeri.

"Untuk kartu elektronik PNS saja kita sudah melayani 1.150.000 kartu mulai dari pemda dan pusat ada di 8 provinsi," jelasnya.

Menurutnya pasar dari bisnis kartu pintar kepegawaian ini cukup menggiurkan. Saat ini saja masih ada 4,5 juta PNS yang belum tersentuh kartu pintar ini.

"Kartu sejenis ini semacam function card, misalnya untuk mikro finance, askes, pensiun bahkan debit card," tambahnya.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads