"Justru saya kecewa karena yang menjanjikan pemerintah, bukan PLN," ujar Ketua Forum Komunikasi Asosiasi Nasional Franky Sibarani saat dihubungi detikFinance, Jumat (9/7/2010).
Pertemuan dengan PLN pagi hari ini, lanjut Franky, tidak menghasilkan keputusan apapun karena keputusan terkait TDL merupakan wewenang pemerintah bukan PLN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan tersebut, perwakilan dari kalangan dunia usaha juga menyampaikan keluhan mengenai melonjaknya TDL hingga 100% , padahal sebelumnya Menteri ESDM menjanjikan kenaikan TDL tidak lebih dari kisaran 6%-18%.
"Harusnya untuk industri kan sebesar 6%-18%, ternyata faktanya ada industri yang naik 100%, ada yang 81% dan 55%. Jadi kami sampaikan apa yang dijanjikan Kementerian ESDM ke kami tidak sama realisasinya,” ungkapnya.
Untuk itu, kalangan pengusaha masih tetap mendesak agar pemerintah menunda kenaikan TDL tersebut. Mereka juga meminta agar pemerintah dan pengusaha segera bertemu untuk membahas lebih lanjut soal ini.
"Tentunya harus ketemu, apa dengan Menteri ESDM atau Menko Perekonomian. Yang jelas pertemuan ini harus segera dilakukan karena ini mendesak," tegasnya.
(epi/dnl)










































