"Pemberian kebebasan dalam mengakses data statistik FAO ini sangat penting sebagai alat untuk memerangi kemiskinan, mempromosikan pembangunan berkelanjutan dan menghilangkan kelaparan," ujar Asisten Dirjen FAO Hafez Ghanem dalam siaran pers, yang diteruskan Atase Pertanian KBRI Roma Dr. Erizal Sodikin kepada detikfinance, Sabtu (10/7/2010).
Data dalam FAOSTAT itu antara lain meliputi peternakan, kehutanan, perikanan, dan kelaparan, yang mencakup 210 negara dan wilayah, dengan lebih dari 1 juta data.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Direktur Divisi Statistik FAO Pietro Gennari mengatakan bahwa FAOSTAT merupakan alat yang sangat bermanfaat untuk melihat di mana kelaparan terjadi.
"Juga untuk memahami mengapa terjadi kelaparan dan apa yang mungkin perlu dilakukan untuk menanggulangi kelaparan tersebut," demikian Gennari.
Secara umum FAOSTAT memuat data tentang produksi pertanian dan pangan, penggunaan pupuk dan pestisida, pengapalan bantuan pangan, produksi kehutanan dan perikanan, irigasi dan penggunaan air, penggunaan lahan, tren pupulasi penduduk dunia, perdagangan produk pertanian, penggunaan mesin pertanian dan lain sebagainya.
FAOSTAT menyajikan data dalam tiga bahasa yakni Inggris, Prancis, dan Spanyol, didukung tabel, grafik, dan dapat diunduh dalam format Excel. Cara mengaksesnya sangat mudah dengan memasukkan kata kunci FAOSTAT, selanjutnya pengakses dapat memilih akses yang diinginkan.
(es/es)











































