"Dijamin. Saya hadir di sini karena untuk menekankan standar yang baik, kita nggak ada toleransi (untuk KKN)," ujarnya saat memantau pelaksanaan ujian masuk pegawai Kementerian Keuangan di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (10/7/2010).
Untuk menghindari KKN tersebut, Agus menyatakan dalam proses penerimaan pegawai baru Kemenkeu, pengawasan dari Sekjen dan Irjen terus dilakukan hingga proses akhir seleksi pegawai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Agus Marto tidak pungkiri kalau memang sering terjadi proses KKN jika telah sampai pada tingkat atas. Untuk itu, dia menegaskan kepada bagian SDM Kemenkeu agar menjaga betul, tidak adanya titip-menitip nama untuk masuk sebagai pegawai Kemenkeu.
"Semua ini contoh dari atas, kalau tidak ada jalur khusus dan titipan-titipan maka bisa terjaga. Saya betul-betul tidak ingin terjadi itu (KKN), tolong Pak Anas (bagian SDM) untuk perhatikan itu. Kalau ada titip-titipan, anggap saja baca koran. Tidak boleh dilakukan surat menyurat," tegasnya seraya mengingatkan para pegawainya yang bertanggung jawab atas proses penyeleksian pegawai baru ini.
(nia/dnl)











































