Intelijen Pajak Mulai 'Disusupkan' ke Luar Negeri

Intelijen Pajak Mulai 'Disusupkan' ke Luar Negeri

- detikFinance
Selasa, 13 Jul 2010 15:09 WIB
Intelijen Pajak Mulai Disusupkan ke Luar Negeri
Jakarta - Dirjen Pajak Mochammad Tjiptardjo mengungkapkan para intelejen pajak Indonesia telah mulai beroperasi di luar negeri. Mereka telah beroperasi di tempat-tempat yang ditentukan Kementerian Luar Negeri.

"Kita sudah mulai operasi. Operasinya sudah mulai berjalan," ujarnya saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (13/7/2010).

Tjiptardjo 'menyusupkan' para intelejen yang berjumlah 15 orang melalui Direktorat Bea dan Cukai yang masih berada dalam atap Kementerian Keuangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sementara ini menempel dulu ke bea cukai kan dia ada di Depkeu. Informasi malalui dia nanti orang-orang kita belajar dari dia untuk berkomunikasi," ujarnya saat ditanya mengenai apakah ada resistensi antara Ditjen Pajak dengan Kementerian Luar Negeri.

Penentuan tempat-tempat tersebarnya para intelejen tersebut ditentukan Kemenlu.

"Intel pajak jalan terus,penempatannya dari luar negeri (Kemenlu)," tandasnya.

Ditjen Pajak menempatkan intelejen pajak untuk melakukan klarifikasi data para wajib pajak (WP) yang memiliki usaha atau sejenisnya, di luar negeri sehingga pengelakan pajak bisa terhindari.

Keberadaan intel pajak tersebut juga didukung dengan adanya kerja sama dengan negara terkait. Meskipun segelintir negara yang memiliki atase keuangan, dirinya merasa tidak khawatir memberlakukan intelejen pajak tersebut. Pasalnya, di sejumlah negara tersebut dinilai rawan penggelapan pajak.

(nia/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads