TDL Naik, Harga Barang Ikut Naik 3-5%

TDL Naik, Harga Barang Ikut Naik 3-5%

- detikFinance
Selasa, 13 Jul 2010 22:39 WIB
Jakarta - Harga barang berpotensi naik 3-5% dengan kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) yang dirasakan industri naik 40-80%.

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Erwin Aksa menyatakan kenaikan TDL sebesar 10% yang diterapkan pemerintah pada 1 Juli 2010 lalu rupanya dirasakan berbeda oleh industri. Industri merasakan kenaikan tersebut bukan 10% melainkan 40-80%.

"Tarif listrik untuk I1 dan I2 itu bisa 80% naik," ujar Erwin saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (13/7/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini, jelas Erwin, akan memberatkan sisi cash flow pengusaha, karena semakin besarnya pembiayaan produksi yang ditanggung industri tersebut. Dampaknya, akan melemahkan daya saing.

"Jadi ini yang harus dicermati, ini kan jadi beban. Ini mengurangi daya saing," jelasnya.

Selain pelemahan daya saing, Erwin juga menyatakan dampak kenaikan TDL sebesar 40-80% ini, adalah kenaikan harga barang yang bisa mencapai 3-5%. Jika barang tidak dinaikkan harganya, lanjut Erwin, produktivitas industri akan menurun.

"Kalau harga tidak bisa naik. Produksi harus dikurangi, kita bisa rugi," ujarnya.

Pada intinya, HIPMI setuju dengan kenaikan TDL sebesar 10-15%. Namun, benar-benar hanya sebesar itu. Selain itu, Erwin menilai harus ada langkah strategis supaya industri tidak tergerus daya saingnya. Hal ini agar industri bisa mengurusi tingkat efektivitasnya itu.

"Kenaikan kita setuju tapi 10-15%," tegasnya.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads