Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/7/2010).
"Kalau dana kita berlebih, kita belum perlu menerbitkan sukuk global atau global bond," ujar Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi policy kita tentang pengelolaan utang adalah kita ingin budget kita dikurangi penerimaan dalam negeri. Kalaupun berutang, kita ingin dengan syarat dan kondisi ringan serta lebih murah. Kita utamakan utang ke dalam negeri dan secara berkala utang luar negeri kita turunkan," tegasnya.
Memang sampai akhir Juni 2010, kondisi keuangan pemerintah masih cukup sehat dengan surplus anggaran sebesar Rp 45- 50 triliun.
(dnl/qom)










































