Pangkas Subsidi, Malaysia Naikkan Harga BBM dan Gula

Pangkas Subsidi, Malaysia Naikkan Harga BBM dan Gula

- detikFinance
Jumat, 16 Jul 2010 10:57 WIB
Pangkas Subsidi, Malaysia Naikkan Harga BBM dan Gula
Kuala Lumpur - Pemerintah Malaysia secara mengejutkan menaikkan harga BBM dan gula dalam rangka menekan pembengkakan subsidi. Langkah kontroversial ini diharapkan bisa menghemat subsidi APBN Malaysia hingga US$ 230 juta pada tahun 2010.

Pemerintah berpendapat pemangkasan subsidi penting untuk mencapai tujuan pembangunan dan menciptakan gaya hidup yang lebih sehat.

"Pemerintah telah membuat keputusan yang sulit tapi berani," jelas pemerintah Malaysia dalam pernyataannya seperti dikutip dari AFP, Jumat (16/7/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan memilih mengimplementasikan reformasi subsidi yang sederhana, kami telah mengambil langkah penting pada arah yang benar untuk memenuhi komitmen mengurangi defisit fiskal, tanpa membebani masyarakat Malaysia," imbuh pernyataan tersebut.

Pemangkasan subsidi itu bernilai 750 juta ringgit atau sekitar US$ 234,4 juta untuk tahun 2010 saja. Malaysia masih akan menggelontorkan 7,82 miliar ringgit hingga akhir tahun nanti untuk subsidi BBM dan gula.

"Kebijakan ini juga merupakan wujud dari tanggung jawab fiskal kami. Kebijakan ini akan mendorong stabilitas finansial Malaysia, disamping juga melindungi masyarakat," demikian pernyataan pemerintah Malaysia.

Namun keputusan itu tampaknya akan memberikan reaksi politik yang serius bagi Perdana Menteri Najib Razak, serta memicu kenaikan harga barang-barang dan jasa lainnya.

Khoo Kay Peng, pengamat politik Malaysia mengatakan, kebijakan tersebut telah mengejutkan masyarakat.

"Cara kebijakan itu diumumkan telah membuat banyak orang tidak senang. Dan ini akan diterjemahkan kepada pilihan terhadap pemerintah. Ada sesuatu yang jelas salah dengan pemerintah. Kaum oposisi akan mengeksploitasi dan menyerang pemerintah untuk isu ini," ujarnya.
(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads