TDL Naik, Hotel Jangan Panik Naikan Harga Kamar

TDL Naik, Hotel Jangan Panik Naikan Harga Kamar

Andrian Fauzi - detikFinance
Jumat, 16 Jul 2010 20:34 WIB
Bandung - Pengelola hotel diminta tidak panik menghadapi kenaikan tarif dasar listrik (TDL). Kenaikkan TDL harus disikapi dengan bijak dan tidak dengan mengambil langkah menaikkan tarif hotel.

"Saat TDL naik, kita lihat pasar dulu. Jangan panik menghadapi kenaikkan tersebut. Karena itu adalah hal yang tidak bisa dihindari," kata GM Grand Hotel Preanger Bandung, Joni Setia Budi saat berbincang dengan detikcom di sela acara Reborn of La Patisserie di Preanger Lounge, Kamis (16/7/2010) malam.

Kepanikkan, imbuhnya, hanya akan menambah masalah. Pasalnya saat hotel juga ikut-ikutan menaikkan tarif justru akan berdampak kepada pelanggannya. "Ini yang harus dihindari," tegasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mengakalinya, Joni justru lebih menggenjot penjualan ketimbang menaikkan tarif. Dia menjelaskan, biaya operasional meningkat karena beberapa item produksi ikut naik seiring dengan naiknya TDL. Namun hal tersebut bukan menjadi alasan bagi pengelola hotel untuk menaikkan tarif.

"Memang akan menggerus margin. Tapi setidaknya saat sales tinggi otomatis diikuti juga dengan revenue tinggi. Itulah sebabnya kita terus genjot okupansi kamar kita untuk mengimbangi kenaikkan TDL ini," jelasnya.

Ditanya apakah hotel-hotel lainnya melakukan hal yang sama sepertinya, Joni mengaku tidak mengetahui secara pasti.

"Saya tidak tahu pastinya. Untuk hal itu mungkin dari Riung Parahyangan (komunitas GM Hotel Bandung)," tukasnya.

(afz/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads