Kemendag Baru Revitalisasi 913 Pasar Tradisional

Kemendag Baru Revitalisasi 913 Pasar Tradisional

- detikFinance
Sabtu, 17 Jul 2010 10:56 WIB
Kemendag Baru Revitalisasi 913 Pasar Tradisional
Bekasi - Kementerian Perdagangan (Kemendag) baru melakukan program revitalisasi pasar tradisonal kepada 913 pasar sampai semester I-2010. Padahal jumlah pasar tradisional di Indonesia pada tahun 2007 tercatat sebanyak 13.450.

"Revitalisasi pasar sangat diperlukan, sampai saat ini dari tahun 2005 Kementerian Perdagangan telah melakukan revitalisasi terhadap 913 pasar tradisional," ujar Sekjen Kemendag Ardijansyah Parman di sela acara Danamon Peduli, di Pasar Induk Cibitung, Jawa Barat, Sabtu (17/07/2010).

Ardijansyah mengatakan, revitalisasi yang telah dilakukan tersebut termasuk di lokasi perbatasan dan daerah tertinggal serta terpencil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dananya diambil dari APBN, dana bantuan serta dana melalui DAK (Dana Alokasi Khusus) ke daerah," ujarnya.

Selain itu, Ardijansyah mengatakan, Kemendag juga telah melakukan program-program dan penataan serta pembinaan pasar tradisional yang sebagaimana diatur dalam peraturan presiden (Perpres).

"Untuk menjaga pasar tradisional pemerintah ambil langkah revitalisasi pasar sehingga dapat merubah persepsi menciptakan pasar bersih aman nyaman dan berkeadilan," tukasnya.

Danamon Gandeng 3 Kementerian Bersihkan Pasar

PT Bank Danamon Tbk (Danamon) melalui Yayasan Danamon Peduli, bersama dengan Tiga Kementrian yakni Kementerian Perdagangan (Kemdag), Kementerian Kesehatan (Kemkes) dan Kementerian Pertanian (Kemtan) melaksanakan Hari Pasar Bersih Nasional (HPBN) ke-3.

Bersama komunitas pasar serta lebih dari 13.000 karyawan Danamon dan 3 Kementerian secara serentak membersihkan 800 pasar tradisional di 32 provinsi. HPBN tersebut ditandai dengan kegiatan membersihkan Pasar induk Cibitung, Jawa Barat.

"HPBN ini merupakan salah satu kegiatan dari Program Pasar Sejahtera yang merupakan dukungan langsung program nasional pemerintah yaitu revitalisasi pasar tradisional," ujar Executive Director Yayasan Danamon Peduli Bonaria Siahaan.

Menurutnya, program revitalisasi pasar tradisional dapat meningkatkan daya saing, aspek perekonomian dan juga kesejahteraan komunitas pedagangnya. "Kemitraan antara pemerintah, swasta dan pelaku pasar akan menjadi kunci keberhasilan dari program revitalisasi pasar tradisional," jelasnya.

Danamon Peduli sepanjang 2009 telah menyalurkan sumbangan senilai Rp 10 miliar melalui berbagai kegiatannya dengan melibatkan lebih dari 10.000 relawan karyawan Danamon.

Pelaksanaan HPBN ke-3 diselenggarakan di Pasar Induk Cibitung dan dihadiri oleh Sekjen Kemendag Ardijansah Parman, Sekjen Kemenkes Arman Moenek, dan pejabat serta direksi Danamon.

Ditempat yang sama Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kemenkes Tjandra Yoga mengatakan Indonesia memiliki 13.450 pasar tradisional dengan 12,6 juta pedagang. "Nah, pasar harus dijaga kebersihannya karena pasar merupakan salah satu sumber penyebaran penyakit," katanya.

Menurutnya, peran kemitraan sangat diperlukan untuk mencegah pasar menjadi sumber penyakit.

"12,6 juta pedagang pasar yang beraktivitas harus dilindungi. Jika pedagang memiliki 4 anggota keluarga maka lebih dari 50 juta atau 25% dari populsi total penduduk Indonesia beraktifitas di pasar," jelasnya.

"Jika pasar dikelola dengan sehat maka rakyat yang beraktifitas disitu menjadi sehat," imbuhnya.
(dru/epi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads