Telan Banyak Korban, DPR Akan Bentuk Timwas Elpiji

Telan Banyak Korban, DPR Akan Bentuk Timwas Elpiji

- detikFinance
Selasa, 20 Jul 2010 13:30 WIB
Jakarta - DPR mengajukan pembentukan tim pengawas (Timwas) elpiji. Permintaan ini merupakan bentuk perhatian serius DPR terhadap maraknya ledakan akibat kebocoran gas dari tabung gas ukuran 3 kg dan 12 kg.

Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima melakukan interupsi pada awal pembukaan sidang Paripurna kali ini. Anggota DPR dari Fraksi PDI-Perjuangan itu mengaku usulan untuk pembentukan tim pengawas sudah pernah disampaikan pada sidang paripurna beberapa waktu lalu tetapi tidak ada respon dari pimpinan DPR.

"Sejak saya mengusulkan pembentukan tim pengawas sampai saya berbicara lagi hari ini, sudah ada kasus ledakan tabung gas sebanyak 4 kali yang menelan korban 9 orang," ujar Aria dalam Rapat Paripurna DPR RI, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/7/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aria menilai kasus ledakan tabung gas ini harus mendapat perhatian serius dari DPR dan bukan hanya dilimpahkan pada komisi-komisi di DPR.

"Kalau di komisi kami sudah melakukan tugas pengawasan, dalam kasus ini butuh sikap dari DPR sebagai lembaga," ujarnya.

Aria menegaskan jika tidak ada respon dari pimpinan DPR, dirinya sebagai anggota DPR akan menggunakan hak interpelasi atau hak angket untuk memperjuangan masalah tabung gas yang sempat mengkhawatirkan masyarakat tersebut.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR Anis Matta sudah berencana melakukan Rapim mengenai pembentukan tim pengawas elpiji.

"Kami sudah menjadwalkan Rapim pada pekan depan," ujarnya.

Menurut Anis, kasus ledakan akibat penggunaan tabung elpiji yang tidak tidak dapat dibiarkan begitu saja. Apalagi kasus ledakan tersebut sampai saat ini sudah menelan sejumlah korban.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads