Absennya menteri yang juga politisi Partai Demokrat itu pun membuat komisi VII DPR berang dan menunda pelaksanaan rapat kerja yang sedianya berlangsung pada Selasa (20/7/2010) pukul 14.00 WIB ini.
Darwin meminta izin tidak hadir rapat melalui pesan singkat yang dikirimkannya kepada Pimpinan rapat, Effendy Simbolon. Politisi dari PDIP itupun membacakan pesan singkat dari Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh atas seizin peserta rapat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Assalamualaikum, Bruur ES (Effendi Simbolong) yang budiman. Aku tadi menelepon berkaitan dengan undangan rapat sore ini. Aku mohon izin berhalangan karena gangguan kesehatan. Tewas aku, kecapean kemarin setelah rapat. Meskipun demikian tim sudah aku siapkan sebaik-baiknya untuk RDP dengan para sahabat komisi VII. Salam hangat bruur atas perkenannya. DZS," kata Effendy membacakan pesan singkat dalam Raker soal ledakan elpiji 3 Kg di Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (20/7/2010).
Tidak hanya Darwin yang berhalangan hadir, Menkokesra Agung Laksono juga telah mengirimkan surat resmi kepada pimpinan Komisi VII DPR untuk meminta izin tidak menghadiri rapat yang dilangsung hari ini karena sedang sakit.
"Perlu saya sampaikan juga kita dapat surat dari Menkokesra yang sampaikan tidak dapat hadir karena beliau dengan operasi, sedang ke Amerika Serikat, lalu ada kunjungan ke China dan Shanghai," kata Effendy.
Meskipun kehadiran para Menteri tersebut telah diwakilkan kepada para Dirjennya, namun para anggota Komisi VII DPR kompak menolak rapat tersebut dilanjutkan. Menurut mereka, percuma saja kalau rapat ini dilanjutkan jika tidak dihadiri oleh Menteri-menteri teknis yang berkaitan langsung dengan ledakan elpiji 3 Kg yang terjadi akhir-akhir
ini.
"Saya rasa sama dengan teman-teman, hari ini waktu yang paling ditunggu-tunggu oleh rakyat, tapi pada kenyataannya bapak-bapak yang bisa sampaikan hasil rapat ini ke Presiden, beliau-beliau tidak hadir," ujar salah seorang anggota Komisi VII DPR.
Selain itu, sejumlah anggota Komisi VII DPR juga meminta agar pada rapat selanjutnya, Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan serta Menteri terkaitnya bisa hadir.
(epi/qom)











































