Hal ini disampaikan Ketua Umum Asosiasi Sayur dan Buah Indonesia Hasan Widjaja saat ditemui di Grand Preanger Hotel, Bandung, Selasa (20/7/2010).
"Cabai dan kol China sudah masuk ke pasar kita, dengan harga yang jauh lebih murah," kata Hasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"China itu luar biasa dalam penanganan pasca panennya, sehingga cabai maupun kol masih dalam kondisi baik walau diekspor," katanya.
Ia mencontohkan harga kol asal China hanya dijual Rp 3.000 per kg, sementara harga kol lokal Rp 4.500 per kg.
Seperti diketahui memasuki bulan Juni 2010 harga cabai di dalam negeri mulai bergejolak tajam hingga menembus Rp 40.000 per kg lebih. Bahkan diprediksi harga cabai bakal terus naik menyusul akan masih berlanjutnya musim.
(hen/dnl)











































