"Kita minta bantuan dari Pak Menteri PU (Djoko Kirmanto) agar tarif listrik PDAM dikhususkan, atau kenaikannya tidak lebih dari 15 persen," kata Ketua Umum Perusahaan Penyelenggara Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi), Syaiful dalam sambutan diskusi mengenai air di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (21/7/2010).
Dia menjelaskan, padahal pemerintah berjanji untuk tidak menaikan lebih dari 10 persen, atau maksimal 18 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan air minum, sudah berjuang ke Kementerian Ekonomi dan ESDM, tapi tidak mendapat repson, sementara ESDM belum ada jawaban.
"Saat ini dari 364 PDAM, hanya terdapat 103 PDAM yang sehat. Ya kami khawatir dengan kenaikan tarif ini, PDAM yang sehat malah makin berkurang," tutupnya.
(ahy/dnl)











































