Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (21/7/2010).
"Sampai Agustus akan naik hampir 4.000 ton. Jadi, dari 111 ribu ton saat ini akan mejadi 115 ribu ton," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bayu mengakui adanya kenaikan harga cabai yang melambung dan sempat menyentuh Rp 60 ribu per kg pada Juni disebabkan belum musim panen, penyakit, dan busuk. Sehingga berdasarkan data Badan pusat Statistik (BPS) kenaikan harga cabai menyumbang inflasi tertinggi sebesar 0,26% dari angka inflasi pada bulan Juni sebesar 0,97%.
"Harga tinggi itu karena tidak panen, itu karena penyakit dan busuk," tukasnya.
(nia/dnl)











































