"Sekarang ini sudah 53% realisasinya," ujar Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Ali Moeso saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (21/7/2010).
Berdasarkan pagu di 2010, penyaluran raskin ditargetkan sebanyak 2.728.129 ton. Sampai Juli ditargetkan mencapai 1.649.398 ton, sedangkan realisasinya baru mncapai 1.509.675 ton. "Realisasinya sudah 1,5 juta ton. Rencana sampai Juli 1,6 juta ton. Jadi realisasi target bulanan Juli sudah 91%," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Sutarto mengatakan, realisasi penyaluran raskin sejak 2005 hingga 2009 sulit mencapai 100%. Selama hampir 5 tahun dilaksanakan, berbagai kendala terus menghadang upaya pemerintah menuntaskan target penyaluran. Tahun ini penyalurannya diharapkan lebih baik.
"(Penyaluran raskin) rata-rata hampir (100%), tapi tidak pernah mencapai angka 100%. Selama 2005-2010 berkisar 96-99%. Untuk 2010 baru mencapai 39,79%," ujarnya bulan lalu.
Menurut dia, semangat penyaluran raskin tetap. Yakni, beras bersubsidi diharapkan dapat dinikmati masyarakat berpenghasilan rendah. Itu implementasi kebijakan subsidi pangan untuk mengurangi beban masyarakat kelas bawah dan berpenghasilan rendah.
Jumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) yang berhak mendapatkan raskin saat ini sebanyak 17.488.007 RTM.
(nia/dnl)










































