Demikian disampaikan oleh Direktur Utama PLN Dahlan Iskan dalam jumpa pers di kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Kamis (22/7/2010).
"Oktober nanti akan ada 6 trafo yang akan selesai dipasang. Tiap hari sampai Oktober bisa saja terjadi ledakan lagi. Karena trafo ada 1.480 (CT) bisa meledak kapan saja, baru aman sampai Oktober nanti," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan panggil supplier merek ini untuk meminta keterangan," ujar Dahlan.
Dalam 5 tahun terakhir trafo arus jenis ini sudah sembilan kali meledak. Padahal saat ini, ada 1.480 trafo arus yang dipasang di beberapa Gardu Induk (GI) di Jakarta.
"Saya takut satu dua hari lagi akan ada trafo yang meledak. Jadi setiap hari saya siap berhenti jadi Dirut PLN," jelasnya.
Dahlan sendiri merasa heran karena sebenarnya trafo arus yang dipakai perseroan merupakan buatan dari salah satu pabrik trafo ternama di dunia. "Apakah karena desainnya yang salah, cara pemasangannya yang salah atau electric stress," jelasnya.
(epi/dnl)











































