Vice President (VP) Human Resource & Administration Kangean, Is Nugroho mengatakan, dengan pengembangan tersebut, produksi gas Kangean yang saat ini sekitar 25 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd) dari Lapangan Pagerungan, akan meningkat menjadi 300 MMscfd.
"Ditargetkan produksi tersebut bisa tercapai awal tahun 2012," katanya dalam situs resmi BP Migas yang dikutip detikFinance, Kamis (22/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penandatanganan kontrak penyewaan dengan konsorsium yang terdiri dari PT Energy Consulting Indonesia, BW Offshore, dan PT Pelayaran Trans Parau Sorat untuk jangka waktu 14 tahun telah dilaksanakan pertengahanan Juli lalu. Nilai kontrak fasilitas yang mampu memproduksi sebanyak 340 MMscfd tersebut mencapai U$S 871 juta.
Saat ini, Kangean juga tengah melaksanakan pembangunan pipa sepanjang 28 kilometer dari FPU ke jaringan pipa gas East Java. "Pembangunan direncanakan memakan waktu dua bulan," kata dia.
Menurut dia, nantinya pasokan gas Kangean akan didistribusikan ke beberapa pembeli di Jawa Timur antara lain PT PLN, PT Petrokimia Gresik, PT Petrogas, dan PT Pertagas.
Sementara itu, pemerintah daerah Sumenep ingin menawarkan fasilitas-fasilitas yang dimilikinya untuk digunakan KKKS. Salah satunya, pelabuhan dan Bandar udara. Di Sumenep terdapat 10 KKKS yang beroperasi, dua di antaranya, yakni Kangean dan Santos sudah berproduksi.
(epi/dnl)











































