"Yang saya pantau, (BBM) Pertamina sesuai standar. Tidak mungkin menjual di bawah standar karena Pertamina kan BUMN. Ini tanggung jawab kita bersama," ungkap Menteri BUMN Mustafa Abubakar di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (23/7/2010).
Menurutnya, Pertamina sebagai BUMN yang menguasai hajat hidup orang banyak tidak mungkin berupaya untuk merugikan masyarakat. Meski demikian, pihaknya akan melakukan tes lab terkait dengan kelayakan BBM Pertamina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah mobil ditemukan mengalami kerusakan pompa bensin (fuel pump) karena menggunakan bahan bakar premium dari Pertamina.
Pertamina sendiri telah memastikan spesifikasi premium yang dijual di SPBU sesuai dengan yang ditetapkan standar. BUMN Migas itu mengaku selalu mengontrol kualitas seluruh produk BBM yang dijualnya.
Pengawasan terhadap kualitas produknya ini dilakukan mulai dari BBM itu masih berada di kilang pengolahan BBM milik Pertamina hingga sudah tiba di instalasi depot Pertamina.
(ang/dnl)











































