Soal Kecelakaan Elpiji, Pertamina Merasa Disudutkan

Soal Kecelakaan Elpiji, Pertamina Merasa Disudutkan

- detikFinance
Jumat, 23 Jul 2010 16:27 WIB
Jakarta - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan merasa pihaknya telah disudutkan sendirian oleh masyarakat atas kasus ledakan tabung elpiji yang terjadi. Padahal ini awalnya akibat program konversi minyak tanah ke elpiji yang diprakarsai pemerintah.

"Awalnya seperti itu, waktu itu tidak ada masalah jadi dibiarkan aja. Pertamina jalan sendiri. Tapi setelah ada masalah mereka sudah lupa bahwa saat agenda itu diluncurkan, memang sudah ada masing-masing tugasnya," kata Karen saat ditemui di Hotel Four Season, Jakarta, Jumat (23/7/2010).

Karen mengatakan, Pertamina merasa dirinya menjadi yang harus paling bertanggung jawab terhadap beberapa kecelakaan yang disebabkan meledaknya tabung elpiji yang beredar di masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Karen, kewenangan Pertamina sebagai pelaksana konversi sangat terbatas. Dan menurutnya Pertamina sudah melakukan banyak hal untuk mensuksekan program tersebut.

"Kami ditinggalkan tapi dalam kejadian banyak seperti ini kita diminta tanggung jawab yang melebihi sebetulnya tugas kita. Semua langsung beralihnya ke Pertamina. Padahal di awal sudah ada tugasnya masing-masing," jelasnya. (dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads