BPH Migas Usulkan SPBU Baru Hanya Jual Pertamax Cs

BPH Migas Usulkan SPBU Baru Hanya Jual Pertamax Cs

- detikFinance
Minggu, 25 Jul 2010 11:13 WIB
BPH Migas Usulkan SPBU Baru Hanya Jual Pertamax Cs
Jakarta - Badan Pengatur  Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengusulkan agar seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) baru hanya menjual
Pertamax Cs. Hal ini dilakukan untuk menekan konsumsi BBM bersubsidi di masyarakat.

“Saya usulkan SPBU baru yang akan beroperasi sebaiknya hanya menjual BBM non subsidi,” ujar Kepala BPH Migas, Tubagus Haryono saat
berbincang dengan  detikFinance, Minggu (25/7/2010).

Menurut dia, langkah ini merupakan cara yang efektif untuk menekan pemakaian premium dan solar agar subsidi BBM dalam anggaran pendapatan
dan belanja negara (APBN) bisa lebih dikendalikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pasalnya, jika pemerintah tidak melakukan langkah-langkah pengendalian, lanjut dia, maka lonjakan ini akan terus terjadi, seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia dan juga terus meningkatnya jumlah kendaraan bermotor di tanah air.

Pda tahun ini saja, Tubagus memperkirakan konsumsi BBM bersubsidi akan melonjak mencapai 40,1 juta kiloliter (KL), dari kuota BBM bersubsidi dalam APBN-P 2010 hanya dipatok di level 36,5 juta KL.

“Saya usulkan  ini karena kalau tidak dibatasi maka konsumsi BBM bersubsidi ke depan akan terus meningkat. SPBU yang baru kan banyak, nah itu harusnya jual BBM non subsidi. Sedangkan kalau yang sudah ada sekarang, pelan-pelan diarahkan ke sana,” jelasnya. Ia menambahkan, pada tahap awal hal ini bisa diterapkan di kawasan-kawasan elit Jakarta."Itu bisa diterapkan di  SPBU-SPBU baru yang ada daerah-daerah elit di Jakarta," tambahnya. (epi/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads