Berdasarkan data Pertamina yang dikutip detikFinance, Selasa (27/7/2010), program ini juga telah berhasil menarik minyak tanah bersubsidi sebanyak 11,85 juta kiloliter, dengan volume elpiji perdana dan isi ulang yang distribusi sebesar 3.961 ribu metric ton (MT).
“Keberhasilan program ini juga telah berhasil menurunkan konsumsi minyak tanah sebesar 30% per tahun,” jelas data itu
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara sepanjang tahun 2010, Pertamina telah mendistribusikan paket perdana elpiji 3 Kg sebanyak 1.871.225 unit atau baru sekitar 20% dari target dalam APBN sebesar 9.395.285 unit. Untuk penyaluran isi ulang dan perdana mencapai 1.495.917 MT atau sekitar 50% dari target dalam APBN sekitar target 3.001.528 MT.
“Sedangkan untuk penarikan minyak tanah Januari hingga 26 Juli 2010 sebanyak 4.209.987 KL dari target dalam APBN sebesar 6.172.984 KL,” jelas data itu.
(epi/ang)










































