"BP hari ini mengumumkan bahwa atas kesepakatan dengan dewan BP, Tony Hayward akan mengundurkan diri dari posisi chief executive efektif mulai 1 Oktober 2010. Ia akan digantikan oleh Direktur Eksekutif Robert Dudley," demikian pernyataan dari BP seperti dikutip dari AFP, Selasa (27/7/2010).
Dudley merupakan orang Amerika pertama yang memimpin perusahaan minyak Inggris tersebut setelah 100 tahun lamanya. BP diduga memilih CEO dari warga negara AS dalam rangka meredam kemarahan warga AS akibat kasus tumpahan minyak itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya BP berniat untuk menjual asetnya hingga US$ 30 miliar dalam 18 bulan ke depan dalam rangka menutup biaya-biaya untuk mengatasi masalah tumpahan minyak di Teluk Meksiko itu.
Tony Hayward menghadapi kecaman setelah munculnya kasus tumpahan minyak di Teluk Meksiko pada April lalu. Hayward sempat dikecam karena muncul dalam acara pelayaran mewah, sementara masalah tumpahan minyak belum juga tuntas. Hayward juga mendapatkan kecaman karena kompensasinya yang terlalu besar setelah pengunduran diri.
Kasus tumpahan minyak di Teluk Meksiko itu juga telah membuat saham BP tergerus tajam atau hampir 50% setelah munculnya kasus tumpahan terburuk dalam sejarah AS itu.
(qom/dnl)











































