Singapura Genjot Hospital Tourism

Singapura Genjot Hospital Tourism

- detikFinance
Selasa, 27 Jul 2010 17:36 WIB
Jakarta - Singapura sudah lama dikenal sebagai negara tujuan berobat bagi para pasien khususnya bagi kalangan mampu di Indonesia dan negara ASEAN lainnya. Khusus tahun ini Singapura sedang menggeber konsep hospital tourism. Di bidang ini Singapura bisa dibilang sangat berdaya saing dan cukup maju.

Hal ini disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Firmanzah di sela-sela acara diskusi di Senayan, Jakarta, Selasa (27/7/2010).

"Tahun ini Singapura berkeinginan terus mengembangkan hospital tourism, menargetkan 6-7 juta orang datang berobat ke Singapura," kata Firmanzah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menuturkan jika berasumsi yang datang berobat ditemani keluarganya maka sektor lainnya di luar rumah sakit akan terdongkrak seperti perhotelan, transportasi, wisata, penerbangan, ritel, dan lain-lain.

Bercermin dari langkah Singapura, menurutnya seharusnya Indonesia bisa memanfaatkan peluang lain dari berbagai keunggulan masing-masing daerah dalam meningkatkan daya saing. Ia mencontohkan untuk wilayah Sumatera apakah akan dorong menjadi basis industri agro sedangkan Bali menjadi kluster industri pariwisata.

"Kita harus membangun daya saing berbasis kedaerahan," ucapnya.

Namun kata dia saat ini Indonesia dihadapi berbagai masalah seperti terbatasnya infrastruktur yang terkait dengan sistem logistik, sumber daya manusia, kebijakan energi yang belum jelas, belum terkoordinasinya antara pusat dan daerah.

"Perlu diakui kompleksitas kita lebih sulit setelah reformasi," jelasnya.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads