"Kalau saya nggak salah informasi, dari timnya itu sudah akan mengirimkan data-data ke penegak hukum di Indonesia," kata Wakil Ketua KPK M Jasin usai diskusi di Hotel Sari Pan Pasific, Jl MH Thamrin, Jakarta, Kamis (28/7/2010).
Jasin melanjutkan, data-data itu bisa saja dikirimkan ke KPK, Kepolisian, atau Kejaksaan. Namun Jasin belum dapat memastikan kapan data soal Innospec akan mereka terima.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kepastian siapa yang menangani, kita saling mendoronglah, saling mendukung," tukas Jasin.
Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengajak KPK menguak kasus penyuapan pejabat migas Indonesia oleh Innospec Ltd. Perusahaan energi asal Inggris itu terbukti menyuap sejumlah mantan pejabat migas Indonesia untuk memperlancar penundaan penerapan bensin bebas timbal di Indonesia.
Pengadilan Inggris telah menjatuhkan sanksi denda hingga US$ 12,7 juta karena produsen zat tambahan bahan bakar TEL itu terbukti menyuap sejumlah pejabat migas Indonesia hingga US$ 8 juta. Suap itu diberikan agar Indonesia menunda penerapan bensin bebas timbal yang mestinya sudah dilakukan sejak tahun 1999.
(mok/dnl)











































