RI-Malaysia Sepakat Genjot Perdagangan US$ 15,3 Miliar di 2010

RI-Malaysia Sepakat Genjot Perdagangan US$ 15,3 Miliar di 2010

- detikFinance
Senin, 02 Agu 2010 17:43 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia-Malaysia sepakat meningkatkan volume nilai perdagangan kedua negara senilai US$ 15,3 miliar pada tahun 2010. Jika angka ini terealisasi maka volume nilai perdagangan tersebut akan menyamai pada tahun 2008.

"Kita optimistis bahwa dengan Malaysia bisa meningkat," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu usai acara bilateral meeting di Hotel Shangrila, Jakarta, Senin (2/8/2010).

Ia mengatakan volume nilai perdagangan kedua negara selama lima tahun terakhir terus mengalami kenaikan rata-rata 26,5%. Angka ini sangat jauh lebih besar dari kenaikan ekspor masing-masing negara per tahunnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Misi kita adalah bilateral trade meningkat di posisi (sama) 2008," timpal Menteri Perdagangan Internasional dan Perindustrian Malaysia  Dato' Sri Mustapa Mohamed.

Pada 2009 nilai perdagangan bilateral kedua negara yang hanya mencapai US$ 12,5 miliar. Total ekspor Indonesia ke Malaysia pada 2009 mencapai US$ 6,8 miliar atau naik 5,9% dibanding US$ 6,4 miliar sedangkan impor dari Malaysia US$ 5,7 miliar.

Sementara sejak Januari-Mei 2010 nilai perdagangan sudah mencapai US$ 7,1 miliar, naik 91,3% dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai US$ 3,7 miliar saja.

Sementara impor dari Malaysia US$ 3,6 miliar atau meningkat 109,9% dibanding Januari-Mei tahun lalu. Impor pada 2009 mencapai US$ 5,7 miliar, turun 36,2% dibanding 2008 yang mencapai US$ 8,9 miliar.

Neraca perdagangan Januari-Mei 2010 defisit US$ 1,6 juta bagi Indonesia. Sedangkan sepanjang 2009 perdaagangan kedua negara masih surplus US$ 1,1 miliar bagi Indonesia.

(hen/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads