Arus Barang Impor Melalui Tanjung Priok Naik 15,4%

Semester I-2010

Arus Barang Impor Melalui Tanjung Priok Naik 15,4%

- detikFinance
Senin, 02 Agu 2010 19:26 WIB
Jakarta - Sepanjang semester I-2010 arus barang impor yang melalui Pelabuhan Tanjung Priok naik cukup besar yaitu 15,4% atau 874.990 ton. Arus barang impor mencapai 6.535.094 ton dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar 5.660.104 ton.

Demikian disampaikan oleh Asisten Manager Pelayanan Pelanggan dan Humas Cabang Pelabuhan Tanjung Priok Hambar Wiyadi dalam siaran pers, Senin (2/8/2010).

"Kenaikan arus barang yang impor sejalan dengan meningkatnya permintaan beberapa terhadap beberapa produk untuk impor seperti beras, jagung, gandum, makanan ternak, kimia cair, steel product, dan besi tua. Namun untuk kapal luar negeri yang mengangkut komoditi produk impor barang strategis seperti kacang kedelai dan tapioka mengalami penurunan," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hambar mengatakan, arus barang yang diekspor melalui Pelabuhan Tanjung Priok sepanjang semester I-2010 naik 0,5% atau 12.332 ton menjadi 2.399.990 ton, dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 2.387.658 ton. "Hal ini disebabkan naiknya ekspor beberapa komoditi barang strategis seperti Crude Palm Oil (CPO), semen, klinker, dan beberapa produk kayu," tambahnya.

Jadi, secara keseluruhan kegiatan arus barang melalui dermaga konvensional Pelabuhan Tanjung Priok sampai dengan semester I-2010 mencapai 21.231.330 ton, yang terdiri dari ekspor 2.399.990 ton dan impor 6.535.094 ton. Untuk perdagangan antar pulau bongkar tercatat sebanyak 7.409.954 ton dan muat sebanyak 4.886.293 ton.

"Jika dibandingkan tahun lalu (2009) dalam periode yang sama sebesar 19.817.563 ton, berarti mengalami kenaikan 7,1% atau 1.413.767 ton," jelas Hambar.

(dnl/dro)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads