Demikian disampaikan oleh Asisten Manager Pelayanan Pelanggan dan Humas Cabang Pelabuhan Tanjung Priok Hambar Wiyadi dalam siaran pers, Senin (2/8/2010).
"Kenaikan arus barang yang impor sejalan dengan meningkatnya permintaan beberapa terhadap beberapa produk untuk impor seperti beras, jagung, gandum, makanan ternak, kimia cair, steel product, dan besi tua. Namun untuk kapal luar negeri yang mengangkut komoditi produk impor barang strategis seperti kacang kedelai dan tapioka mengalami penurunan," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi, secara keseluruhan kegiatan arus barang melalui dermaga konvensional Pelabuhan Tanjung Priok sampai dengan semester I-2010 mencapai 21.231.330 ton, yang terdiri dari ekspor 2.399.990 ton dan impor 6.535.094 ton. Untuk perdagangan antar pulau bongkar tercatat sebanyak 7.409.954 ton dan muat sebanyak 4.886.293 ton.
"Jika dibandingkan tahun lalu (2009) dalam periode yang sama sebesar 19.817.563 ton, berarti mengalami kenaikan 7,1% atau 1.413.767 ton," jelas Hambar.
(dnl/dro)










































