Menurut GM PLN Disjaya, Purnomo Willy, crane milik kontraktor asal Jepang yang sedang melakukan repowering (penambahan daya) di PLTGU Muara Karang telah mengenai jaringan tegangan tinggi di pembangkit itu pada pukul 08.18 Wib.
Hal ini membuat PLTGU Muara Karang mati total sehingga wilayah Jakarta dan sekitarnya harus kehilangan daya 700 Megawatt. Rusaknya jaringan tersebut telah membuat sejumlah wilayah di Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat dan Tangerang mengalami pemadaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cranenya proyek kena jaringan tegangan tinggi PLTGU Muara Karang. Kalau kena jaringan tidak begitu parah. Paling 2-3 jam perbaikannya. Diusahakan bisa nyala paling lambat jam 12 siang ini,"ungkap Purnomo Willy saat berbincang dengan detikFinance, Selasa (4/8/2010).
Sementara itu, Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan menyatakan dirinya akan menuntut pihak kontraktor asal Jepang atas kelalaiannya tersebut. "Saya akan klaim habis-habisan mereka. pokoknya dia harus bikin iklan besar-besar kalau dia yang salah," ungkapnya.
Dahlan berjanji, perbaikan terhadap instalasi listrik yang rusak tersebut akan teratasi dalam waktu tiga jam mendatang."sekarang tim sedang bekerja. Mudah-mudahan bisa teratasi dalam 3 jam," tambahnya.
(epi/dro)











































