Fadel Prediksi Pertumbuhan Ekonomi di Maluku Tumbuh 6%

Sail Banda 2010

Fadel Prediksi Pertumbuhan Ekonomi di Maluku Tumbuh 6%

- detikFinance
Selasa, 03 Agu 2010 07:03 WIB
Jakarta - Sail Banda 2010 diharapkan mampu menumbuhkan pertumbuhan ekonomi di Maluku. Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad berharap tahun 2010 ini, pertumbuhan ekonomi di Maluku mencapai 6%.

Menurut Fadel, pada akhir 2008, pertumbuhan ekonomi Maluku belum mencapai 5%. Dan pada 2009, pertumbuhan ekonomi Maluku mencapai 5,4%.

"Dan tampaknya dengan didorong event Sail Banda ini, pada 2010, pertumbuhan ekonomi di Maluku bisa tumbuh 6%," kata Fadel sebelum dimulainya acara puncak Sail Banda 2010 di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Selasa (3/8/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fadel memperkirakan pertumbuhan ekonomi Maluku akan terus tumbuh di tahun mendatang. "Kemungkinan pada tahun 2012 bisa mencapai 6,5%," harap Fadel.

Maluku Lumbung Ikan

Pada kesempatan itu, Fadel juga menyatakan akan dibangun empat simpul pelabuhan untuk menopang Maluku sebagai lumbung ikan nasional. Keempat simpul ini adalah Ambon, Tual, Benjina di Auru, dan Seram.

Keempat simpul ini, lanjut Fadel, akan menjadi tempat pengelolaan ikan dari seluruh tempat di Maluku. "Ini terkait juga ekspor dan juga untuk pasar dalam negeri," jelas dia.

Selain Maluku, pemerintah juga akan menumbuhkan bisnis perikanan di Maluku Utara (Malut). "Insya Allah pagi setelah dari sini, Presiden akan mengunjungi Maluku Utara hari ini," kata dia.

Di Malut, lanjut Fadel, akan dikembangkan Minapolitan. "Ini konsep baru untuk menggabungkan beberapa sentra industri perikanan di Malut. Selain ikan, juga nanti produk rumput laut," ujar dia.

Terkait konsep ini, menurut Fadel, akan dibangun lima tempat sebagai kawasan penarik industri perikanan di Indonesia Timur. Kelima tempat ini antara lain Maluku, Morotai, Maluku Utara, dan Merauke, Papua.

Perbaikan Transportasi


Untuk memperlancar konsep ini, kata Fadel, akan segera dilakukan perbaikan dalam hal transportasi. "Selain dengan membangun pelabuhan, juga akan memanfaatkan transportasi udara," jelas dia.

Untuk transportasi udara, Fadel tidak akan membangun bandara di lima lokasi utama itu. Namun, dia akan bekerja sama dengan TNI AU untuk menggunakan bandaranya.

"Dengan perbaikan sarana transportasi termasuk udara, maka ekspor hasil olahan laut bisa segera didistribusikan," jelas dia.

(asy/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads