"Saya jangan ngomong dulu soal itu (inflasi), yang penting upaya distribusi beras lancar. Dari awal asumsi kan 5 plus minus 1% tapi masih optimistis di bawah 6%," ujarnya saat ditemui di Gudang Beras Bulog, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (3/7/2010).
Di tempat yang sama, Menteri BUMN Mustafa Abubakar juga menyatakan pemerintah akan berusaha keras untuk menstabilkan harga. Cara yang pengaruhnya paling dahsyat adalah penyaluran beras miskin (Raskin). Instrumen ini lebih berpengaruh dibandingkan dengan operasi pasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, Mustafa mengharapkan Bulog melakukan manajemen beras dengan menjaga stok, kualitas, dan distribusi beras. Dengan begitu, seluruh masyarakat merasa aman dengan cadangan beras.
Selain itu, masyarakat miskin juga tidak bergejolak akibat naiknya harga beras yang mampu memicu inflasi karena harga beras stabil.
(nia/dnl)










































