Manajer Humas PLN, Bambang Dwiyanto menjelaskan, sesaat setelah kecelakaan di PLTGU Muara Karang, beban padam mencapai 700 MW. Beban puncak Jakarta tercatat mencapai 5.500MW.
"Pada siang hari jam 12.00 WIB tadi siang beban padam tinggal sekitar 350 MW. Hal ini karena adanya pengalihan beban ke saluran pemasok lain," jelas Bambang kepada detikFinance, Selasa (3/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada jam 18.00 WIB ini semua daerah yang padam di Jakarta normal kembali," imbuh Bambang.
Dirut PLN Dahlan Iskan sebelumnya mengatakan, PLN telah meminta Mitsubishi Heavy Industry dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menyampaikan permohonan maaf ke publik karena telah lalai mengerjakan proyek repowering PLTGU Muara Karang dan menyebabkan listrik Jakarta dan Tangerang harus dipadamkan.
(qom/dnl)











































