Listrik di Pekanbaru Padam Pagi Dini hari

Listrik di Pekanbaru Padam Pagi Dini hari

- detikFinance
Rabu, 04 Agu 2010 11:01 WIB
Pekanbaru - Pemadaman listrik di wilayah Pekanbaru terus menerus terjadi. Padahal Presiden SBY sudah mencanangkan Indonesia Indonesia bebas pemadaman listrik secara bergilir.

Entah sampaikan yang namanya pemadaman listrik di jalur interkoneksitas Pekanbaru akan berakhir. Beberapa hari sebelumnya, sempat terjadi durasi pemadaman selama 8 jam. Kini penyakit yang sama kembali ditunjukkan PLN Wilayah Riau-Kepri yang melakukan pemadaman mendadak.

Rabu (04/08/2010) sekitar pukul O3.OO WIB subuh dini hari itu mendadak listrik padam di kawasan Kecamatan Tampan, Pekanbaru. PLN Riau-Kepri sendiri tidak pernah mau transparan soal penyebab pemadaman ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Subuh dini hari listrik di kawasan kami padam. Saya sadar ketika anak saya menangis karena terasa panas akibat kipas angin yang mati. Rupanya saat saya terbangun, listrik lagi padam," kata Surya Utama warga Tampan, dalam perbincangan dengan detikFinance.

Pemadaman secara mendadak ini membuat warga jengkel. Walau durasi pemadaman kurang lebih dua jam, namun hal itu membuat warga harus terbangun subuh di hari untuk menyiapkan lampu emergency.

"Subuh buta itu saya harus mencari lampu emergency, sebab ruangan gelap gulita gara-gara listrik padam. Memang PLN Riau ini nggak becus. Dari dulu persoalan pemadaman listrik tak pernah teratasi di Riau ini," keluh Indra Rangkuti warga Tampan lainnya.

Sementara itu, Direktur Masyarakat Kelistrikan Indonesia (MKI) Marbaga Tampubolon menyebut, selama ini PLN Wilayah Riau-Kepri dan PLN Pekanbaru, tidak mau transparan soal pemadaman listrik yang selama ini terjadi. Dia menyebut, seakan PLN Riau dan Pekanbaru tidak berniat sebagaimana yang dicanangkan Dirut PLN Dahlan Iskan untuk menuju Indonesia zero pemadaman bergilir.

"Kok saya melihat PLN Riau-Kepri dan Pekanbaru ini dari dulu tidak mau terbuka ke publik penyebab pemadaman ini. Seolah ada kesan, kalau mereka (PLN Riau) tidak bagian dari pencanangan pemerintah pusat menuju Indonesia tanpa pemadaman bergilir," sindir Marbaga Tampubolon.

Dia menyarankan, sebaiknya PLN Riau-Kepri dan PLN Pekanbaru harus membuka diri ke publik. Tujuannya untuk menjelaskan apa sebenarnya persoalan pemadaman listrik yang masih terjadi saat ini.

"PLN harus menjelaskan, apa sebenarnya yang terjadi, apakah karena ada pemiliharaan trafo, atau ada gangguan teknis lainnya. Cobalah PLN Riau ini lebih membuka diri ke publik, jangan malah menjadi instansi pemerintah yang mengekseklusifkan dirinya," kata Marbaga.

(cha/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads