Mendag Hapus Istilah Pasar Moderen dan Tradisional

Mendag Hapus Istilah Pasar Moderen dan Tradisional

- detikFinance
Rabu, 04 Agu 2010 17:44 WIB
Jakarta - Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyatakan akan 'menghapus' penggunaan istilah pasar moderen dan tradisional. Dua istilah itu dianggap terlalu mendikotomi dua jenis pasar tersebut.

"Kalau pakai istilah pasar tradisional dan moderen kesannya ada dikotomi," kata Mari di kantornya, Jakarta, Rabu (4/8/2010).

Menurut Mari ia punya ide, sebaiknya istilah pasar moderen diganti menjadi pasar swalayan karena sesuai dengan konsep menjualnya di mana pembeli melayani sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara untuk pasar tradisional ia punya ide diganti dengan pasar ramah segar. Ia terinspirasi dari fakta bahwa barang-barang yang dijual di pasar ini cenderung lebih segar dan dilayani secara ramah.

"Kita coba istilah kita, pasar swalayan (pasar moderen) dan pasar ramah segar," katanya.

Mari mengungkapkan pengalaman menariknya saat meresmikan Pasar Sindu Sanur Denpasar Bali hari ini. Saat upacara peresmian tiba-tiba ada turis asing yang nyelonong, namun si pengelola pasar justru hanya memberi tahu tanpa memarahi si turis itu.

"Orang Bali mempersilakan, budaya melayani, jadi ramah (pasar)," katanya.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads