"Kalau pakai istilah pasar tradisional dan moderen kesannya ada dikotomi," kata Mari di kantornya, Jakarta, Rabu (4/8/2010).
Menurut Mari ia punya ide, sebaiknya istilah pasar moderen diganti menjadi pasar swalayan karena sesuai dengan konsep menjualnya di mana pembeli melayani sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita coba istilah kita, pasar swalayan (pasar moderen) dan pasar ramah segar," katanya.
Mari mengungkapkan pengalaman menariknya saat meresmikan Pasar Sindu Sanur Denpasar Bali hari ini. Saat upacara peresmian tiba-tiba ada turis asing yang nyelonong, namun si pengelola pasar justru hanya memberi tahu tanpa memarahi si turis itu.
"Orang Bali mempersilakan, budaya melayani, jadi ramah (pasar)," katanya.
(hen/dnl)











































