Konsumsi BBM PLN Melonjak Jadi 9 Juta KL

Konsumsi BBM PLN Melonjak Jadi 9 Juta KL

- detikFinance
Kamis, 05 Agu 2010 14:24 WIB
Jakarta - PT PLN (Persero) memperkirakan konsumsi BBM pada pembangkit-pembangkitnya mencapai 9 juta kiloliter (KL) hingga akhir tahun ini atau 42,85% di atas target dalam rencana kerja dan anggaran perseroan (RKAP) PLN sebesar 6,3 juta KL.

Menurut Direktur Energi Primer PLN, Nur Pamudji, molornya sejumlah proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dalam program 10.000 MW tahap I membuat konsumsi BBM untuk pembangkit membengkak.

"Lagipula kalau ada PLTU di-maintenance, maka bisa diganti sama BBM. Selain itu,Β  konsumsi listrik masyarakat ternyata 4% di atas dari apa yang kami perkirakan," ujar Nur Pamudji di Kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Kamis (5/8/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dampak lonjakan porsi BBM di pembangkit tersebut telah membuat biaya operasional BBM meningkat. "BBM itu kami beli sekitar Rp 6.000 per liter, kenaikannya dikalikan saja 2,7 juta KL," jelasnya.

Nur Pamudji memperkirakan konsumsi batubara malah akan mengalami penurunan dari rencana semula. Ia memproyeksikan konsumsi BBM mencapai 26 juta ton, atau turun dari volume batubara dalam RKAP 2010 sebesar 29,8 juta ton. Sementara untuk konsumsi gas sepanjang tahun ini diproyeksikan mencapai 280 BCF atau 40 BCF di bawah target dalam RKAP sebesar 320 BCF.

Sepanjang tahun ini, PLN menargetkan produksi listrik mencapai 153 terra watt hour (TWh). Sementara untuk realisasinya diperkirakan di atas 4%.

"Pada tahun 2011, konsumsi listrik PLN masih akan tinggi. Jika kondisi ekonomi, sosial, dan politik seperti kenaikannya bisa 7-8%," jelasnya.

(epi/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads