"Bahwa ada penurunan produksi gas alam cair dibanding triwulan I, salah satunya lifting kita yang tak tercapai," kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Slamet Sutomo dalam acara konferensi pers di kantor BPS, Jakarta, Kamis (5/8/2010).
BPS juga mencatat pertumbuhan industri pengolahan secara total masih tumbuh 2% pada triwulan II-2010 yang ditopang dari pertumbuhan industri pengolahan non migas sebesar 2,4%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga semester I-2010, total pertumbuhan industri pengolahan mencapai 4%. Sementara jika dibandingkan dengan triwulan II 2010 dengan triwulan II 2009 tumbuh sebesar 4,3%.
Ia menambahkan khusus untuk industri dalam negeri yang terkena imbas tingginya barang impor dari China, ada beberapa sektor yang mengalami pemulihan yaitu sektor alas kaki atau sepatu.
"Terkait kontaminasi dengan impor China, triwulan dua membaik lagi terutama sepatu, tekstil belum. Mudah-mudahan kita bersaing lagi di tekstil," katanya.
(hen/qom)











































