"Kami pastikan stok BBM dan elpiji sudah dicukupi sesuai perkiraan, sehingga kebutuhan masyarakat bisa terlayani," ujar Vice President Coorporate Communications Pertamina, Mochammad Harun dalam jumpa pers, di Jakarta,Senin (9/8/2010)
Adapun stok premium hingga 9 Agustus 2010 cukup untuk 16 hari ke depan, dengan rata-rata konsumsi premium harian mencapai 63.000 kiloliter (KL) per hari. Sementara untuk solar cukup untuk 20 hari, dengan rata-rata konsumsi solar sekitar 72.000 KL per hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan begitu, total stok premium dan solar mencukupi untuk 16-18 hari. Semua instalasi maupun depot BBM pun dalam kondisi memadai dan tidak ada yang kritis," paparnya.
Pertamina mencatat stok nasional elpiji untuk rata-rata konsumsi di atas 15 hari ke depan. Di mana untuk konsumsi elpiji 3 kg sebesar 8.100 metric ton (MT) dan konsumsi non subsidi sekitar 3.200 MT.
"Kondisi pasokan dan permintaan elpiji di semua region tercatat dalam situasi aman," tegasnya.
(epi/dnl)











































