Menurut Direktur Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, pembukaan layanan penerbangan langsung Jakarta-Tokyo ini ditujukan bagi para penumpang yang melakukan perjalanan bisnis antara kedua negara seiring dengan semakin meningkatnya perdagangan antara kedua negara. Apalagi selama ini Garuda Indonesia juga telah menerbangi rute-rute ke Jepang selama lebih dari empat puluh delapan tahun.
"Penerbangan langsung ini akan semakin memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para penumpang khususnya bagi pelanggan Garuda antar dua kota tersebut," ujar Emirsyah dalam siaran persnya yang diterima detikFinance, Senin (9/8/2010)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penerbangan ini menggunakan pesawat jenis Airbus 330-200 dengan kapasitas kursi sebanyak 222 penumpang dengan konfigurasi 36 penumpang di Kelas Eksekutif dan 186 di Kelas Ekonomi.
Sebelumnya Garuda Indonesia sendiri telah melayani penerbangan ke berbagai kota di Jepang lainnya, dari Denpasar, seperti Nagoya sebanyak tiga kali seminggu dan Osaka sebanyak lima kali seminggu. Selain itu, saat ini Garuda Indonesia juga melayani penerbangan ke Tokyo melalui Denpasar setiap harinya.
Selain itu, penerbangan ini juga menawarkan layanan 'Immigration on-Board', di mana para penumpang dapat melakukan pengurusan dokumen keimigrasian berupa pemberian visa on arrival di atas pesawat Garuda Indonesia.Β
(epi/dnl)











































