Capai Rp 1.625 Triliun, Utang RI Dinilai Belum Mengkhawatirkan

Capai Rp 1.625 Triliun, Utang RI Dinilai Belum Mengkhawatirkan

Ramdhania El Hida - detikFinance
Selasa, 10 Agu 2010 14:38 WIB
Jakarta -

Asian Development Bank (ADB) menilai utang Indonesia yang berjumlah Rp 1.625 triliun tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan pendapatan nasional. Hal ini berbeda dengan kondisi di negara lain.

"Utang dari segi jumlah triliunan dibandingkan dari segi pendapatan nasional tidak banyak dibanding negara-negara lain. Jadi, maturitasnya cukup bagus," ujar Ekonom ADB Edimon Ginting saat ditemui di Ballroom Hotel Four Season, Jakarta, Selasa (10/8/2010).

Edimon juga menyatakan komposisi antara utang luar negeri dan domestik sudah cukup baik. "Komposisi domestic dan foreign loan-nya enggak begitu mengancam," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Edimon menyatakan, saat ini Pemerintah sebetulnya sudah prudent, jadi jika pendapatan naik tidak perlu meningkatkan utang.

"Tidak perlu merisaukan. Yang penting dialokasikan ke tempat yang lebih bagus jadi enggak akan ada masalah. Yang lain lebih besar. Tidak mengkhawatirkan," ujarnya.

Sementara mengenai penguatan rupiah ini, Edimon menyatakan terdapat dampak posistif terutama dalam, pembayaran utang. Namun, memang terdapat dampak negatif yaitu dari sisi eksportir.

"Dari segi pembayaran utang luar negeri akan positif, pembayaran bunga dalam dolar akan turun, subsidi juga," tandasnya.

(nia/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads