"Dana (asing) masuk jangan terlalu kawatir, yang penting jaga ekonomi makro secara moneter dan fiskal kita stabil," ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (10/8/2010).
Sebagai informasi, jumlah kepemilikan asing dalam SUN per 5 Agustus 2010 berdasarkan data Ditjen Pengelolaan Utang Kemenkeu, mencapai Rp 177,27 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dana yang masuk dianggap sebagai dana yang produktif dan kita harus upayakan ekonomi dapat bergerak baik. Kita harus bisa dorong investasi dan ekspor, tidak hanya berkembang atas dasar konsumsi rumah tangga," jelasnya.
Agus Marto menilai derasnya aliran dana asing yang masuk dipicu oleh tingginya tingkat kepercayaan internasional akan kondisi makro ekonomi di Indonesia.
"Indonesia secara ekonomi makro kita baik, kita menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi kita kuartal II bisa 6,2%. Kita bisa jelaskan bahwa tingkat bunga exchange rate, cadangan dalam kondisi baik. Terus 5 tahun terakhir Indonesia selalu bisa jaga rasio utang baik," tandasnya.
(nia/dnl)










































