Diduga peningkatan ini karena banyak TKI yang sudah habis masa kontraknya dan adanya efek masa liburan di Timur Tengah.
"Ternyata menjelang bulan Agustus hasil monitoring kita, jumlah TKI yang kita, yang minta perlindungan di penampungan dari akhir Juli sampai awal Agustus meningkat, cukup lumayan dari rata-rata," kata Muhaimin kepada detikFinance di kantornya, Jakarta, Rabu (11/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini sedang dicari sebab-sebabnya, ada di Jordania, Jeddah, Uni Emirat Arab, Riyadh," katanya.
Biasanya menjelang musim libur di berbagai negara, lanjut Muhaimin, menjadi faktor peningkatan ini. Namun tim satgas sedang mencari tahu korelasi dari hal tersebut.
"Penyebab kedua, apakah masa kontraknya, banyak yang habis di bulan-bulan. Ini sedang dideteksi oleh satgas," katanya.
Sementara itu Plt Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) Kemenakertrans Malik Harahap mengatakan jumlah TKI yang ditampung di negara penempatan Timur Tengah mencapai ribuan. Hal ini salah satunya dipicu dari masa liburan musim panas para majikan para TKI.
"Kalau ditotal-total jumlahnya sampai ribuan, di Riyadh ratusan, di Jeddah juga," jelas Malik. (hen/dnl)










































