"Mereka ingin tingkatkan kerjasama dengan Indonesia. Tapi karena mereka ketemu saya yang Dirut PLN, maka mereka ajak kerjasama di bidang listrik," ungkap Direktur Utama PLN Dahlan Iskan usai bertemu dengan pemerintah provinsi Tianjin, China, Kamis (12/8/2010).
Dahlan mengakui, hingga kini PLN memang belum memiliki kerjasama dengan perusahaan listrik besar asal Tianjin. Sementara perusahaan-perusahaan listrik dari kota-kota lainnya, saat ini sudah banyak yang memasok peralatan listrik ke instalasi-instalasi listrik milik PLN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dahlan menyatakan, dalam pertemuan tersebut pemerintah provinsi Tianjin menanyakan soal keadaan ekonomi Indonesia saat ini dan juga kesempatan berinvestasi di Indonesia termasuk di sektor kelistrikan.
"Sebenarnya Tianjin sendiri punya perusahaan listrik besar yang memproduksi boiler dan peralatan listrik yang bisa membuat listrik tetap menyala pada saat ada peralatan yang dipelihara. Di Indonesia kan masih belum ada. Padahal pemeliharaan ini kan salah satu penyebab listrik mati di Indonesia," ungkapnya.
Namun Dahlan menyatakan dirinya tidak memberikan janji apapun kepada Pemprov Tianjin soal kerjasama yang akan dilakukan.
"Saya tidak janji apa-apa ke mereka. Saya sudah jelaskan, mereka tetap akan bersaing dengan perusahaan listrik dari kota-kota lain di China dan juga perusahaan dari negara lain," tegasnya.
(epi/dnl)











































