EVP Corporate Strategy & IT Garuda Indonesia Elisa Lumbantoruan yang juga Direktur Keuangan Interim mengatakan pada semester satu lalu Garuda telah mendatangkan 12 pesawat baru dan jumlah yang sama pada semester II-2010.
"Kebutuhannya itu satu pesawat baru tambah 9 pilot," katanya saat ditemui di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (13/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, mengenai target akhir tahun 2010, perseroan optimis bisa mencapai peningkatan pendapatan 10-15% dibandingkan dengan tahun lalu. Untuk laba, lanjut Elisa, perseroan yakin bisa menembus paling tidak sama seperti tahun 2009 yaitu Rp 1 triliun.
"Bahwa kita perkirakan keuntungan sekitar Rp 1 triliun atau lebih bagus dari tahun lalu," katanya.
Kinerja perseroan hingga semester I-2010 perseroan mencatatkan laba kurang lebih Rp 175 miliar atau turun dari capaian periode yang sama tahun lalu Rp 400 miliar. Sementara untuk pendapatan mengalami kenaikan 3-5% pada periode yang sama.
Ia menjelaskan, turunnya laba perseroan disebabkan karena kinerja perseroan masih menyesuaikan terhadap pembukaan 8 rute baru.
Elisa menambahkan, tingkat produksi penerbangan Garuda pada Januari 2010 hanya mencapai 7.000 penerbangan per bulan , sementara pada bulan Juni sudah mencapai 9.000 penerbangan. Meski ia mengakui tingkat okupansi mengalami penurunan dari 73% menjadi 70% di semester I-2010.
(hen/ang)











































