Pelanggan Listrik Besar Sudah Bisa Bayar Tagihan

Pelanggan Listrik Besar Sudah Bisa Bayar Tagihan

Herdaru Purnomo - detikFinance
Sabtu, 14 Agu 2010 15:04 WIB
Jakarta -

Pelanggan listrik berdaya besar yang terkena kenaikan tarif dasar listrik (TDL) akhirnya sudah dapat membayarkan tagihan listriknya. Pasalnya, sejak Rabu 11 Agustus 2010 PT PLN (Persero) secara bertahap telah mengirimkan tagihan listrik berdaya besar kepada para pelanggannya.

Demikian disampaikan oleh General Manager PLN Disjaya Purnomo Willy ketika dihubungi detikFinance di Jakarta, Sabtu (14/8/2010).

"Mulai hari Rabu kemarin sebenarnya tagihan listrik berdaya besar sudah masuk ke data di komputer pusat sehingga masyarakat sudah dapat membayar tagihannya. Secara bertahap kita sudah sampaikan tagihan listrik yang berdaya besar," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Purnomo menjelaskan tagihan tersebut pada dasarnya sama saja seperti dengan bulan-bulan sebelumnya. "Karena biasanya pelanggan besar itu mereka baca tagihannya pada tanggal 7-8 tiap bulannya. Nah pada Rabu kemarin kan sudah mulai masuk tagihannya jadi sama saja dengan bulan-bulan sebelumnya," tuturnya.

Lebih lanjut Ia menjamin, seluruh pelanggan berdaya besar akan mendapatkan tagihan rekeningnya. "Semua pelanggan dijamin akan mendapat tagihannya dan berkewajiban untuk membayar sebelum jatuh tempo," ungkap Purnomo.

Sebelumnya, Direktur Utama PLN Dahlan Iskan mengakui, pihaknya kesulitan menerapkan batas (cap) penyesuaian tarif dasar listrik sebesar 18% dalam perhitungan tagihan listrik yang diterbitkannya bulan ini. Hal ini menyebabkan adanya keterlambatan penerbitan tagihan listrik pemakaian bulan Juli kepada sejumlah pelanggannya.

Menurut Dahlan, keterlambatan itu terjadi karena formula capping penyesuaian TDL telah membuat adanya variasi harga untuk para pelanggan sehingga PLN membutuhkan waktu lebih lama untuk memprosesnya.

Seperti diketahui, sejumlah pelanggan listrik PLN mengeluhkan sulitnya membayar tagihan listrik bulan Juli 2010 ini. Sampai dengan tanggal 10 ini, tagihan listrik bulan Juli belum juga keluar sehingga pelanggan belum bisa membayarnya.

(dru/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads