SBY: Rasio Utang RI Terendah dalam Sejarah

SBY: Rasio Utang RI Terendah dalam Sejarah

- detikFinance
Senin, 16 Agu 2010 10:44 WIB
SBY: Rasio Utang RI Terendah dalam Sejarah
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membanggakan capaian perekonomian Indonesia dalam setahun terakhir, termasuk rasio utang yang terus turun bahkan angkanya merupakan yang terendah dalam sejarah. Namun presiden tidak menyebut penurunan rasio utang itu disebabkan karena naiknya PDB, sementara dari sisi nominal justru bertambah.

"Kita telah mendongkrak pertumbuhan ekonomi dari minus 13% di tahun 1998 menjadi 6% di tahun 2008," jelas Presiden dalam pidato Kenegaraan di depan anggota DPR dan DPD di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/8/2010).
Β 
"Dalam proses yang terus berkembang, ekspor non migas RI menembus US$ 100 miliar. APBN menembus Rp 1000 triliun. Cadangan devisa kini mencapai lebih dari US$ 78 miliar, rupiah terus stabil, angka kemiskinan terus menurun, credit rating Indonesia terus membaik," imbuh Presiden.

Selain itu, tambah presiden, rasio utang atas PDB turun secara signifikan yakni kini mencapai 27,8%, salah satu yang terendah dalam sejarah Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan yang paling penting bangsa Indonesia memiliki ketahanan pangan yang semakin pidato," imbuh presiden.

Berdasarkan data yang dirilis Ditjen Pengelolaan Utang Kemenkeu, posisi utang Indonesia hingga Juli 2010 mencapai Rp 1.625,63 triliun atau 26% dari PDB.

Angka itu meningkat secara nominal dibandingkan per akhir tahun 2009 yang sebesar Rp 1.561,44 triliun. Namun karena PDB Indonesia terus membesar, maka secara rasio utang terhadap PDB, angkanya memang turun dari akhir 2009 yang sebesar 28% menjadi 26% per akhir Juli.

(qom/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads