Hal ini disampaikannya dalam Pidato Kenegaraan di depan anggota DPR dan DPD di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/8/2010).
"Target tersebut bisa kita capai dengan antara lain meningkatkan investasi, baik lokal maupun investasi asing. Kita ingin memberi jaminan kepada para investor untuk memperoleh kemudahan. Kita harus memastikan bahwa investasi itu dapat menggerakkan perekonomian nasional yang mampu mensejahterakan rakyat kita," paparnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Percepatan laju pertumbuhan ekonomi ini diharapkan akan memperluas lapangan kerja, dan menurunkan tingkat pengangguran.," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, SBY juga mengatakan, di bawah kepemimpinannya perekonomian Indonesia terus maju. Ekspor non migas Indonesia berhasil menembus US$ 100 miliar, dan nilai APBN berhasil tembus Rp 1.000 triliun.
"Cadangan devisa kita mencapai lebih dari US$ 78 miliar, rupiah terus stabil, angka kemiskinan turun, credit rating terus membaik, rasio utang terhadap PDB turun," jelasnya.
(dnl/qom)











































