Ini Dia Asumsi Makro RAPBN 2011

Ini Dia Asumsi Makro RAPBN 2011

- detikFinance
Senin, 16 Agu 2010 15:31 WIB
Jakarta - Pemerintah telah menyusun asumsi makro ekonomi untuk perhitungan APBN 2011. Dalam perhitungan tersebut pertumbuhan ekonomi di 2011 ditargetkan sebesar 6,3%.

Demikian diungkapkan Presiden SBY dalam pidato Nota Keuangan 2011 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/8/2010).

"Di tengah pemulihan ekonomi global yang masih dibayang-bayangi oleh sejumlah ketidakpastian, Pemerintah  bertekad untuk mewujudkan pengelolaan APBN dan APBD yang sehat, efektif dan  berkelanjutan," tegas SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun daftar asumsi makro di 2011 adalah:
  • Pertumbuhan ekonomi 6,3%
  • Laju inflasi 5,3%
  • Suku bunga SBI 3 bulan 6,5%
  • Nilai tukar Rp 9.300 per dolar AS
  • Harga minyak US$ 80 per barel
  • Lifting minyak sebesar 970 ribu barel per hari.
Dikatakan SBY, RAPBN 2011 akan diarahkan untuk mencapai 10 sasaran strategis, guna mendorong pembangunan yang inklusif dan berkeadilan selama 5 tahun ke depan.

Kesepuluh sasaran strategis itu adalah:
  • Ekonomi nasional tumbuh makin tinggi
  • Pengangguran makin menurun dengan menciptakan lapangan kerja yang lebih baik
  • Kemiskinan makin menurun
  • Pendapatan per kapita makin meningkat
  • Stabilitas ekonomi makin terjaga
  • Pembiayaan dalam negeri makin kuat dan meningkat
  • Ketahanan pangan dan air makin meningkat
  • Ketahanan energi makin meningkat
  • Daya saing ekonomi nasional makin menguat dan meningkat
  • Upaya pembangunan yang ramah lingkungan dengan pendekatan 'ramah lingkungan' makin kita perkuat.
"APBN kita memang masih akan mengalami defisit. Keputusan melaksanakan APBN yang defisit ini diambil, karena kita masih menganggap perlu memberikan stimulus fiskal untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional kita," tukas SBY.
(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads