Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta PT PLN (Persero) meningkatkan efisiensi dalam rangka menyambut kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) sebesar 15% tahun depan. Efisiensi dilakukan seiring dengan berkurangnya jumlah subsidi listrik dari tahun ke tahun.
"Jadi kalau PLN bisa melakukan efisiensi maka dari bisa menjaga supaya kenaikan tidak terlalu besar ketika subsidi berkurang," ujar Menteri BUMN Mustafa Abuabakar di kantor Ditjen Pajak, jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (16/8/2010).
Ia mengatakan, selama ini efisiensi yang dilakukan PLN dirasa belum cukup. Kementerian BUMN mendapat laporan masih ada daya listrik yang hilang di perjalanan sebanyak 10-15% dari pembangkit untuk sampai ke pelangggan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita minta PLN tingkatkan efisiensi. Bisa kita lihat kalau subsidi listrik di 2011 sudah berkurang," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan mulai awal tahun 2011, pemerintah menaikkan kembali TDL sebesar 15%. Ini dilakukan untuk mengurangi beban subsidi listrik pemerintah yang selalu membengkak dari tahun ke tahun. (ang/dnl)











































