"Jujur saja, dengan saya mendengar adanya rencana kenaikan TDL lagi, membuat panik. Jangan membuat panik seperti itu," kata Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja (APPBI) Stefanus Ridwan kepada detikFinance, Rabu (18/8/2010).
Β
Ridwan mengatakan dampak kenaikan TDL tahun ini saja pihaknya masih belum merealisasikan kenaikan tarif service charge. Sehingga kondisi ini membuat para pelaku pengelola mal makin bingung.
"Kalau ada kenaikan lagi TDL 15%, ini membuat inflasi sangat buruk," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenaikan harga akan luar biasa besar, kalau harga barang naik tinggi rakyat kecil yang menderita," katanya.
Rencananya mulai awal tahun 2011, pemerintah menaikkan kembali Tarif Dasar Listrik (TDL) sebesar 15%. Ini dilakukan untuk mengurangi beban subsidi listrik pemerintah yang selalu membengkak dari tahun ke tahun.
Rencana kenaikan TDL mulai awal 2011 karena beban subsidi listrik menurun menjadi Rp 41 triliun di 2011, dari Rp 55,1 triliun di 2010.
(hen/dnl)











































