Jadi Stabilisator Harga, Bulog Serap Seluruh Gula PTPN

Jadi Stabilisator Harga, Bulog Serap Seluruh Gula PTPN

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 20 Agu 2010 15:58 WIB
Indramayu -

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan Perum Bulog akan menjadi stabilisator komoditi gula seperti yang selama ini sudah dilakukan terhadap beras. Bulog akan membeli dan menyalurkan seluruh gula hasil produksi PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

Demikian hal itu diungkapkan Menteri BUMN Mustafa Abubakar di sela kunjungan dalam rangka panen raya di desa Beduyut, Kecamatan Bangodua, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (20/8/2010)

"Kita arahkan Bulog bisa membeli gula produksi semua PTPN sehingga bisa disimpan dan disalurkan dengan baik," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rencana ini, kata Mustafa, akan mulai diterapkan tahun 2010 ini. Ia mengharapkan, dengan adanya peran Bulog dalam industri gula maka pasokan serta harga jual gula bisa terjaga dengan baik.

Mustafa mengatakan, saat ini perusahaan pelat merah itu bisa menampung gula sebanyak 500.000-600.000 ton. Dengan gula sebanyak ini, Mustafa yakin, harga dan kebutuhan gula bisa terjaga dengan baik.

Selain itu, BUMN itu juga siap melakukan ekspor jika memang dikehendaki pemerintah. Namun, rencana ini tergantung dari penugasan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu.

"Bulog juga siap impor, kalau memang pemerintah meminta atau PTPN kesulitan impor dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri," ujarnya.

Impor tersebut tidak hanya raw sugar, tetapi juga gula kristal putih dalam rangka memenuhi permintaan. "Kita harapkan fungsi stabilitasi dan fungsi pemasaran bisa dilakukan sekaligus oleh Bulog," imbuhnya.

Mustafa menambahkan, selain akan bermain di industri gula, pemerintah juga sedang mengupayakan Bulog bisa masuk ke industri minyak goreng. Tentu saja, dalam rangka menjaga kestabilan harga dan pasokan.

"Tapi kalau minyak goreng ini agak rumit, mungkin baru tahun depan. Yang paling siap gula, bisa tahun ini," ujarnya.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads